KABAREKONOMI.CO.ID, Pelalawan – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) gerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan upaya penanggulangan asap di Kecamatan Kerumutan, Pelalawan.
Aksi tanggap darurat ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional, menyusul terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Kerumutan, Pelalawan yang mengakibatkan asap dan mulai mengganggu aktivitas dan kesehatan warga setempat.
Satu bulan terakhir, titik-titik api di Kabupaten Pelalawan mulai muncul, terutama di Kecamatan Kerumutan. Kecamatan Kerumutan menjadi kecamatan terparah dari 12 kecamatan di Kabupaten Pelalawan yang terdampak karhutla.
Kebakaran terjadi di tengah lahan sawit milik masyarakat dengan luasan hampir 10 hektar. Musim kemarau atau el nino yang sedang melanda Indonesia menjadi salah satu alasan keringnya hutan dan lahan. Namun tidak hanya karena alam, pemicu kebakaran hutan dan lahan sebagian besar juga karena perbuatan manusia.
Sebagaimana disampaikan Ketua Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pelalawan, Zulfan, penyebab karhutla 99% dipicu oleh manusia, baik itu disengaja maupun tidak disengaja, hanya 1% disebabkan oleh kemarau.
“Kecamatan Kerumutan menjadi kecamatan terparah di Kabupaten Pelalawan yang terdampak karhutla. Terlebih lahan yang terbakar merupakan lahan gambut yang memiliki karakteristik basah. Lahan gambut yang terbakar tidak hanya berada di permukaan, tetapi bisa membara jauh di dalam tanah,” terang Zulfan.











