Pertamina Naikkan Distribusi Biosolar 10 Persen dan Pertalite 5 Persen di Sumbar

“Situasi ini bukan karena gangguan pasokan ataupun adanya pengurangan kuota BBM subsidi. Stok BBM di terminal dalam kondisi aman dan pengiriman ke SPBU tetap dilakukan setiap hari,” ujar Fahrougi dalam keterangannya.

Sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan permintaan, Pertamina melakukan penambahan penyaluran BBM dengan meningkatkan distribusi Biosolar sekitar 10 persen dan Pertalite sekitar 5 persen dibandingkan penyaluran normal harian.

Bacaan Lainnya

Langkah tersebut diperkuat melalui optimalisasi suplai dari terminal BBM, peningkatan mobilisasi armada mobil tangki, serta koordinasi intensif dengan seluruh lembaga penyalur agar distribusi energi ke SPBU dapat berjalan lebih cepat dan efisien.

Selain menjaga pasokan, Pertamina juga sedang melakukan penelusuran terkait informasi penyaluran Pertalite bagi nelayan di wilayah Padang Pariaman. Koordinasi dengan SPBU dan pihak terkait terus dilakukan guna memastikan distribusi BBM subsidi berjalan sesuai regulasi, termasuk bagi nelayan penerima yang telah memiliki surat rekomendasi resmi.

Di sisi pengawasan, Pertamina terus memperkuat kontrol distribusi BBM subsidi melalui sistem digitalisasi SPBU, analisis transaksi secara real time, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.

Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, serta menggunakan BBM subsidi sesuai peruntukannya.

Apabila masyarakat menemukan dugaan penyimpangan distribusi BBM bersubsidi, laporan dapat disampaikan melalui layanan Pertamina Call Center 135 agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku. (Iman Suryanto)

Pos terkait