Dalam sambutannya, Agustina menyampaikan bahwa mewujudkan generasi masa depan Indonesia adalah tanggung jawab bersama.
“Hari Anak Nasional mengingatkan bahwa kasih sayang kepada anak-anak tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kasih sayang fisik, tetapi juga melewati pengasuhan yang baik, penyediaan ruang aman dari berbagai bentuk kekerasan untuk belajar dan bermain, dan kesempatan untuk mengembangkan potensi terbaiknya,” ujar Agustina.
Senada dengan pelaksanaan Hari Anak Nasional di Medan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Aviation Fuel Terminal Hang Nadim bekerjasama dengan Unit Bank Sampah RTOne Berseri menyelenggarakan kegiatan edukasi pengelolaan sampah dan Vertikultur Plus di SDN 012 Nongsa.
Kegiatan yang diikuti oleh 480 siswa ini bertujuan untuk mengedukasi pentingnya pengelolaan sampah di lingkungan sekolah.
Para siswa diperkenalkan pada konsep pertanian perkotaan melalui metode Tong Vertikultur Plus yang memanfaatkan sampah organik menjadi kompos untuk kegiatan budidaya tanaman.
Program ini diharapkan dapat membangun kebiasaan peduli lingkungan sejak dini sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi tumbuh kembang anak.
Kepala Sekolah SDN 012 Nongsa, Yusrizal, menyampaikan apresiasi terhadap perhatian Pertamina atas terselenggaranya kegiatan edukasi sampah di SDN 012 Nongsa.
“Kegiatan pilah sampah organik dan anorganik merupakan langkah positif yang dilakukan oleh Pertamina, terutama dalam menanamkan karakter yang baik bagi peserta didik. Melalui kegiatan ini, para siswa diberikan pengetahuan dalam pemilahan jenis-jenis sampah dan pengolahan sampah organik menjadi kompos melalui vertikultur plus dan eco enzyme,” ujar Yusrizal.










