Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, menegaskan bahwa dukungan Pertamina tidak hanya terbatas pada distribusi LPG 3 kg, tetapi juga melihat potensi pengembangan infrastruktur energi lainnya di wilayah Sumbagut.
“Wilayah Sumatera Bagian Utara memiliki potensi kelautan yang sangat baik. Oleh karena itu, pembentukan SPBU Nelayan sangat sejalan dengan potensi tersebut dan kebutuhan masyarakat pesisir. Hal ini juga selaras dengan program prioritas Presiden dalam mendorong penguatan ekonomi kampung nelayan, terlebih apabila dapat dilaksanakan melalui koperasi rakyat,” jelas Sunardi.
Ia menambahkan bahwa penguatan koperasi desa tidak hanya berdampak pada akses energi, tetapi juga dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal, termasuk di kawasan pesisir dan sentra perikanan.
Kepala Desa Medan Krio, Raja Khairul Azmi, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pertamina dalam memperkuat peran KDMP sebagai saluran distribusi LPG 3 kg bagi masyarakat desa.
“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Pertamina Patra Niaga. Melalui KDMP Medan Krio, masyarakat desa semakin mudah memperoleh LPG 3 kg untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha kecil. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut demi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Raja Khairul Azmi.
Melalui kunjungan ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan energi nasional serta mendukung pemberdayaan ekonomi desa dan pesisir melalui penyaluran energi yang tepat sasaran dan berkelanjutan. (***)










