KABAREKONOMI.CO.ID, Medan – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menegaskan komitmennya dalam menjalankan tata kelola distribusi energi secara transparan, akuntabel, serta sesuai ketentuan yang berlaku, khususnya dalam penyaluran BBM subsidi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan bahwa perusahaan terus memperkuat koordinasi lintas lembaga guna memastikan distribusi BBM subsidi berjalan tepat sasaran.
Koordinasi tersebut dilakukan bersama Pemerintah Daerah, aparat penegak hukum (APH), BPH Migas, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya melalui pengawasan dan monitoring bersama di lapangan.
Berbagai langkah konkret telah dijalankan, antara lain pelaksanaan inspeksi mendadak (sidak), monitoring distribusi di SPBU, pertukaran data dan informasi antarinstansi, hingga penertiban dugaan penyalahgunaan barcode maupun kendaraan yang tidak sesuai ketentuan.
Selain itu, laporan masyarakat terkait indikasi penyimpangan distribusi BBM subsidi juga menjadi perhatian dalam proses pengawasan.
Pertamina juga memanfaatkan sistem digital dalam pengawasan lembaga penyalur, termasuk pencocokan data transaksi secara rutin guna meminimalkan potensi penyalahgunaan distribusi BBM subsidi.
Apabila ditemukan indikasi pelanggaran, Pertamina menyatakan mendukung penuh proses penegakan hukum oleh aparat berwenang sesuai ketentuan yang berlaku. Perusahaan juga akan melakukan evaluasi serta penindakan terhadap lembaga penyalur yang terbukti melanggar aturan operasional.









