Perubahan Iklim Bisa Diatasi Lewat Pengaruh Sosial, Ini Temuan Peneliti

KABAREKONOMI.CO.ID Pengaruh sosial dari orang-orang di sekitar dinilai memiliki peran penting dalam mendorong masyarakat mengubah perilaku dan kebiasaan yang lebih ramah lingkungan. Temuan tersebut terungkap dalam penelitian terbaru yang dilakukan tim Center for Climate Change and Social Transformations (CAST).

Berdasarkan laporan yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Climate Change, para peneliti menyebut perubahan perilaku masyarakat menjadi salah satu faktor utama untuk mempercepat upaya penanganan perubahan iklim.

Bacaan Lainnya

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa berbagai kalangan, mulai dari selebriti, atlet, tenaga kesehatan, tokoh agama, pelaku usaha kecil, hingga keluarga, teman, tetangga, dan rekan kerja memiliki pengaruh besar dalam membentuk kebiasaan masyarakat terhadap isu lingkungan.

Dr. Briony Latter dari CAST dan Universitas Cardiff mengatakan, perubahan iklim membutuhkan perubahan perilaku secara luas sehingga penting memahami bagaimana pengaruh sosial dapat dimanfaatkan secara efektif.

“Untuk mengatasi perubahan iklim, kita butuh perubahan perilaku secara luas di masyarakat. Jadi, penting bagi kita untuk memahami bagaimana pengaruh sosial bisa dimanfaatkan,” ujarnya.

Menurutnya, penelitian tersebut bertujuan mengumpulkan bukti mengenai besarnya pengaruh berbagai kelompok masyarakat sekaligus melihat bagaimana mereka dapat berperan dalam mendorong aksi nyata menghadapi perubahan iklim.

Empat Pilar Pengaruh Sosial

Dalam laporannya, tim peneliti memperkenalkan kerangka kerja yang membagi pengaruh sosial terhadap aksi iklim ke dalam empat komponen utama, yakni penyampai pesan (the messenger), penerima pesan (the audience), cara memengaruhi (the mode of influence), dan bidang perilaku (the behavioral domain).

Kerangka tersebut diharapkan menjadi panduan bagi pemerintah, organisasi, maupun komunikator publik dalam menyusun strategi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

Komponen pertama adalah penyampai pesan, yaitu pihak yang memberikan pengaruh. Kelompok ini dapat berasal dari publik figur seperti artis, atlet, politisi, tenaga kesehatan, tokoh agama, pelaku usaha kecil, hingga lingkungan terdekat seperti keluarga, teman, dan tetangga.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *