PLN dan Panbil Perkuat Sistem Kelistrikan Batam-Bintan, Tambah Pasokan 300 MW untuk Dukung Hub Energy dan Industri AI

KABAREKONOMI.CO.ID, BATAM – Peta jalan menuju kemandirian energi di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam memasuki fase strategis.

Sinergi antara PT PLN (Persero) UID WRKR dengan PT Panbil Utilitas Sentosa melalui Pembangunan low carbon PLTU Tanjung Sauh menjadi langkah penting dalam memperkuat keandalan sistem kelistrikan Batam-Bintan guna mendukung pertumbuhan kawasan sebagai pusat industri AI  berdaya saing global.

Bacaan Lainnya

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) Layanan Khusus di Batam. Melalui perjanjian itu, PLN memasok listrik tegangan tinggi berkapasitas 33 MVA untuk kebutuhan power backfeeding.

Pasokan listrik tersebut akan dimanfaatkan sebagai sumber daya eksternal pada proses commissioning serta penyelesaian konstruksi PLTU Tanjung Sauh Unit 1 dan Unit 2 yang memiliki kapasitas total 2 x 150 MW.

Seiring semangat mendorong Batam menjadi pusat pertumbuhan industri strategis, ekosistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), kebutuhan terhadap pasokan listrik yang andal, stabil, dan kompetitif menjadi faktor utama.

Infrastruktur energi yang kuat diyakini akan meningkatkan daya saing Batam dalam menarik investasi pada sektor pusat data, semikonduktor, manufaktur berteknologi tinggi, hingga industri digital.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *