Wakil Direktur III Politeknik Inovasi Nusantara, Arseto H.P., mengatakan kehadiran kampus dalam ajang JAPXCOM merupakan langkah strategis untuk menjangkau generasi muda melalui ruang yang dekat dengan minat mereka.
“Generasi saat ini tumbuh bersama teknologi, gim, anime, dan berbagai bentuk kreativitas digital. Kami ingin menunjukkan bahwa minat terhadap pop culture dapat menjadi pintu masuk untuk membangun karier profesional di bidang teknologi, rekayasa, maupun industri kreatif. Politeknik Inovasi Nusantara hadir untuk menghubungkan passion tersebut dengan kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja,” ujar Arseto.
Menurutnya, pendidikan vokasi tidak lagi hanya identik dengan pembelajaran di ruang kelas. Pendidikan vokasi juga harus mampu hadir di tengah komunitas dan ekosistem yang menjadi bagian dari kehidupan generasi muda.
“Melalui JAPXCOM, kami ingin menginspirasi anak-anak muda Batam bahwa mereka tidak perlu meninggalkan apa yang mereka sukai. Justru dari dunia yang mereka cintai, mereka bisa menemukan arah pendidikan dan profesi yang relevan untuk masa depan,” tambahnya.
Partisipasi Politeknik Inovasi Nusantara dalam JAPXCOM 2026 merupakan bagian dari komitmen kampus untuk membangun ekosistem pendidikan yang adaptif, inovatif, dan dekat dengan perkembangan zaman.
Dengan kurikulum berbasis praktik, fasilitas modern, serta kolaborasi yang kuat bersama dunia industri, Politeknik Inovasi Nusantara terus mempersiapkan lulusan yang siap menghadapi tantangan era transformasi digital.
Melalui keikutsertaan dalam festival tersebut, Politeknik Inovasi Nusantara berharap semakin banyak generasi muda di Batam dan Kepulauan Riau yang mengenal pendidikan vokasi sebagai pilihan strategis untuk mengembangkan potensi, berkarya, serta berkontribusi bagi pembangunan Indonesia.










