“Kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya dalam tugas keamanan, tetapi juga melalui kegiatan sosial. Sinergi bersama rekan-rekan jurnalis ini menjadi bentuk nyata kepedulian kepada warga,” katanya.
Selain sarung dan mukena, jajaran kepolisian juga membagikan paket sembako serta makanan gratis. Bantuan tersebut disambut antusias oleh warga yang telah menunggu sejak siang.
Di sela kegiatan, suasana terasa hangat dan akrab. Tidak ada sekat antara jurnalis, polisi, dan masyarakat. Mereka berdiri berdampingan, saling menyapa, berbincang, dan berbagi cerita. Anak-anak tampak gembira membawa paket makanan, sementara para orang tua berulang kali mengucapkan terima kasih.
Bagi warga Sembulang, bantuan itu bukan sekadar perlengkapan ibadah. Ia menjadi simbol perhatian—bahwa ada tangan-tangan yang peduli, ada hati yang memilih untuk berbagi.
Menjelang Ramadan, Pulau Sembulang bukan hanya bersiap menyambut bulan suci. Ia juga menyimpan kisah tentang kebersamaan. Tentang solidaritas yang tumbuh di antara ombak dan pesisir, serta tentang kebahagiaan sederhana yang lahir dari kepedulian bersama. (***)










