Rempang Disiapkan Jadi Kota Industri Masa Depan di Perbatasan Indonesia

Rempang Eco City dari Udara
Rempang Eco City dari Udara

KABAREKONOMI.CO.ID, BATAM — Perkembangan pembangunan kawasan Rempang Eco-City mulai terlihat jelas dari udara. Foto terbaru memperlihatkan pembukaan lahan skala besar, jaringan jalan kawasan, hingga klaster hunian yang telah terbentuk di pesisir Pulau Rempang.

Visual ini menandai fase awal realisasi proyek strategis nasional yang digadang menjadi pusat industri, perdagangan, dan pariwisata baru di wilayah perbatasan Indonesia.

Bacaan Lainnya

Proyek ini merupakan bagian dari agenda percepatan investasi untuk memperkuat daya saing kawasan Batam terhadap pusat ekonomi regional seperti Singapura dan Malaysia. Pemerintah menetapkan Rempang Eco-City sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui regulasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada 2023.

Pengembangan kawasan Rempang Eco-City diproyeksikan menjadi salah satu investasi terbesar di wilayah Kepulauan Riau. Proyek ini dikembangkan dengan target investasi hingga sekitar Rp381 triliun dalam jangka panjang, mencakup kawasan industri, logistik, energi, hingga pariwisata terpadu.

Berdasarkan  citra udara, terlihat kawasan pesisir telah dipersiapkan dengan pola tata ruang yang sistematis. Dimana jalan utama dan jalan kolektor telah membentuk grid kawasan, Klaster perumahan pekerja mulai terbangun, area reklamasi dan pematangan lahan industri terlihat di tepi laut serta Infrastruktur pelabuhan kecil mulai disiapkan.

Tahapan ini menunjukkan proyek telah bergerak dari fase perencanaan menuju fase konstruksi awal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *