Untuk mendukung layanan tersebut, sejumlah alat kesehatan mutakhir mulai dioperasikan, di antaranya IVUS (Intravascular Ultrasound) dan Rotablator untuk meningkatkan keberhasilan tindakan jantung intervensi ; Imunohistokimia untuk diagnosis kanker berbasis presisi ; Endoskopi untuk deteksi dini penyakit saluran cerna ; CBCT dan C-Detail X-Ray untuk layanan dental modern ; serta Sistem pengolahan air HD dan sterilisasi limbah medis ramah lingkungan.
Penguatan teknologi ini diharapkan mampu mempercepat diagnosis, meningkatkan akurasi tindakan medis, serta meningkatkan keselamatan pasien secara menyeluruh.
Merespon hal tersebut, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menegaskan bahwa sertifikasi ISO dan peluncuran layanan baru bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis dalam pembangunan ekosistem kesehatan Batam.
Ia menyebutkan, investasi alat kesehatan modern yang mulai dipersiapkan sejak akhir 2025 merupakan bagian dari percepatan transformasi layanan.
“Pencapaian ini menunjukkan RSBP telah menerapkan tata kelola layanan profesional berstandar internasional. Kehadiran layanan baru akan meningkatkan kemampuan penanganan kasus kompleks, mendukung rujukan berbasis kompetensi, serta mengurangi kebutuhan rujukan ke luar daerah bahkan luar negeri,” jelasnya.
Dari sisi ekonomi, penguatan layanan kesehatan memiliki dampak luas, antara lain Menghemat devisa akibat berkurangnya pasien berobat ke luar negeri ; Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan lokal ; Mendukung pengembangan kawasan KEK Kesehatan Batam ; dan Membuka peluang riset, pendidikan, serta investasi sektor medis.
Dengan layanan yang semakin lengkap, masyarakat Batam kini dapat mengakses layanan kesehatan berkualitas tinggi tanpa harus meninggalkan daerah.
RSBP Batam menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu layanan secara berkelanjutan. Ke depan, rumah sakit ini menargetkan tiga fokus utama. Yakni meningkatkan keselamatan pasien dan kualitas layanan, menjadi pusat penelitian dan pendidikan kesehatan serta memperkuat posisi sebagai rumah sakit rujukan regional berstandar internasional.










