Model gotong royong yang dibangun yayasan juga memperlihatkan bahwa tanggung jawab sosial perusahaan atau dunia usaha dapat diwujudkan melalui program yang manfaatnya dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Di tengah perkembangan Batam sebagai kawasan industri, perdagangan, investasi, dan pariwisata, pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan menjadi salah satu kebutuhan penting.
Salah satu langkah konkret Yayasan Merah Putih adalah merealisasikan pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di kawasan Rempang, Batam. Pembangunan proyek pendidikan tersebut resmi dimulai melalui seremoni peletakan batu pertama dan pemasangan tiang pancang perdana pada 24 September 2026.
Sekolah ini dirancang berdiri di atas lahan seluas 18,5 hektare dengan konsep pendidikan terpadu mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA serta menerapkan sistem boarding school atau sekolah berasrama.
Tidak hanya menyediakan ruang belajar, kawasan pendidikan tersebut juga dirancang memiliki asrama siswa dan guru, perpustakaan, fasilitas olahraga, kolam renang, gedung serbaguna, serta fasilitas pendukung lainnya.












