Setahun Kepemimpinan Ansar–Nyanyang, Kepri Tumbuh 6,94 Persen dan Jadi Tertinggi di Sumatera

Bantuan Iuran BPJS untuk Kelompok Rentan
Keberpihakan kepada kelompok rentan diwujudkan melalui pembiayaan BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan dan petani sebagai perlindungan kecelakaan kerja.
Sementara itu, UMKM terus didorong naik kelas. Persentase UMKM naik kelas meningkat dari 29,95 persen (2022) menjadi 35,46 persen (2024). Dukungan melalui subsidi bunga/margin 0 persen bagi UMKM memperkuat permodalan dan daya saing pelaku usaha.

Sektor Pendidikan

Bacaan Lainnya

Di sektor pendidikan, Pemprov Kepri memberikan bantuan seragam sekolah gratis kepada 39 ribu siswa baru jenjang SMA/SMK/SLB pada 2025, dengan alokasi anggaran sekitar Rp9 miliar. Penyaluran dilakukan melalui sekolah pada September-Oktober 2025. Selain itu, program transportasi siswa, seperti transportasi laut untuk 831 siswa di 7 sekolah di Kabupaten Lingga, disalurkan dengan total Rp376,2 juta untuk bantuan seragam dan transportasi.

Dalam satu tahun kepemimpinan ini, Kepulauan Riau bergerak dengan capaian konkret: ekonomi tumbuh tinggi, investasi melonjak, kemiskinan menurun, infrastruktur membaik, kualitas lingkungan meningkat, serta perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi rakyat semakin kuat. Pembangunan tidak hanya berbicara tentang pertumbuhan, tetapi juga tentang pemerataan dan keberlanjutan—mewujudkan Kepri sebagai provinsi maritim yang maju, inklusif, dan berdaya saing.

Gubernur Ansar Ahmad menyatakan, “Capaian ini adalah hasil kolaborasi seluruh pihak. Kami berkomitmen terus mendorong program-program yang langsung bermanfaat bagi masyarakat, termasuk pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur strategis seperti Jembatan Batam-Bintan.”

Upaya Mewujudkan Asta Cita
Sejak awal menjabat, Ansar-Nyanyang menegaskan mendukung visi misi Presiden Prabowo dan Wapres Gibran yang tertuang dalam Asta Cita. Mulai dari memaksimalkan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pelaksanaan Program Koperasi Merah Putih, Program 3 Juta Rumah, hingga Program Kemandirian Pangan.

Program MBG
Hingga pertengahan Februari 2026, realisasi Program MBG di Kepri telah mencapai 79,32 persen dengan 199 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dan 506.076 penerima manfaat.

Gubernur Ansar dan Wagub Nyanyang menargetkan Program MBG telah realisasi sepenuhnya di seluruh Kepulauan Riau pada tahun 2026 ini. Pemprov Kepri kini tengah fokus menuntaskan pembangunan SPPG, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) yang tinggal bersisa 15 persen.

Koperasi Merah Putih
Komitmen mendukung Asta Cita dalam memperkuat ekonomi kerakyatan juga ditunjukkan Ansar-Nyanyang dengan percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Sebanyak 407 koperasi desa merah putih di 419 desa/kelurahan di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) diresmikan di awal peresmian oleh Presiden Prabowo Subianto secara serentak secara nasional pada pertengan 2025.

Dan yang membagakan, Koperasi Kuala Sempang Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, salah satu Kopdeskel Merah Putih di Kepri terpilih sebagai salah satu dari 103 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih percontohan nasional (mockup). Koperasi memiliki ekosistem koperasi modern.

Program 3 Juta Rumah melalui Rehabilitasi Rutilahu
Gubernur Ansar dan Wagub Nyanyang juga konsisten mendukung Program 3 Juta Rumah yang merupakan inisiatif strategis Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *