Tarif Pengisian EV Rp2.466/kWh, PLN Batam Perkuat Ekosistem Transportasi Hijau

Efisiensi biaya transportasi berpotensi memberikan efek berantai pada perekonomian daerah. Biaya distribusi barang dapat ditekan, daya saing pelaku usaha meningkat, dan inflasi dari sisi transportasi berpeluang lebih terkendali. Dengan kata lain, transformasi menuju kendaraan listrik bukan hanya isu lingkungan, tetapi juga strategi ekonomi jangka panjang.

Selain struktur tarif yang jelas, akses pengisian juga dibuat semakin mudah melalui platform webapps yang memungkinkan pengguna mengakses layanan SPKLU secara digital. Sistem ini mendukung transparansi transaksi, kemudahan pembayaran, serta monitoring penggunaan listrik secara real-time.

Bacaan Lainnya

Manajer Humas PLN Batam, Yoga Perdana Sulastama saat dikonfirmmasi IDNNews.co.id, menegaskan bahwa transparansi tarif menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap kendaraan listrik.

Menurutnya, skema biaya yang sederhana dan kompetitif dirancang agar masyarakat semakin yakin beralih ke kendaraan listrik. Ia menambahkan bahwa PLN Batam berkomitmen menghadirkan layanan pengisian yang mudah diakses, efisien, dan terintegrasi dengan sistem digital.

“Dengan tarif yang transparan dan akses layanan yang semakin mudah, kami berharap adopsi kendaraan listrik di Batam dapat tumbuh signifikan. Ini bukan hanya soal energi bersih, tetapi juga peluang ekonomi baru bagi daerah,” ujarnya.

Pengembangan SPKLU tidak hanya berdampak pada pengguna kendaraan listrik, tetapi juga membuka peluang investasi baru. Infrastruktur pengisian listrik membutuhkan pengembangan jaringan, teknologi, hingga layanan pendukung yang melibatkan berbagai sektor industri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *