BISA PandAI Numerasi dirancang berlangsung selama tiga bulan. Program diawali dengan pengenalan inisiatif dan penguatan kapasitas guru selama 17 hari melalui Training of Trainers (ToT), lalu dilanjutkan penerapan metode pembelajaran di kelas selama dua bulan.
Pada minggu ke-12, akan ada STEM Challenge Day yang menjadi wadah bagi guru dan siswa untuk menampilkan hasil pembelajaran serta proyek berbasis STEM. Program kemudian dilanjutkan melalui Teacher Champion, yang mendorong guru berbagi praktik baik dan memperluas penerapan metode pembelajaran inovatif.
Untuk mendukung proses itu, TelkomGroup menyediakan STEM lab kit bagi sekolah peserta agar siswa dapat mengeksplorasi konsep melalui kegiatan praktis dan proyek yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Bagi TelkomGroup, keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah sekolah yang terlibat dan perangkat pembelajaran yang disalurkan, tetapi juga dari pemanfaatan sarana, peningkatan kompetensi guru, serta perkembangan kemampuan numerasi siswa. Karenanya, pendampingan implementasi dan evaluasi dampak menjadi bagian penting untuk memastikan manfaat program berkelanjutan.
Melalui BISA PandAI Numerasi, TelkomGroup memperkuat kontribusinya dalam pemerataan akses terhadap pendidikan berkualitas, sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4: Pendidikan Berkualitas.
Berlandaskan semangat Bersama Jadi BISA, TelkomGroup berkomitmen menghadirkan inisiatif pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk belajar, berinovasi, dan berkembang.(***)











