Tiga Hari Edukasi Autisme di Batam, INAS 2026 Siapkan Talk, Workshop hingga Screening Gratis

Pihaknya juga meluruskan berbagai stigma yang masih melekat di masyarakat. Autisme, menurutnya, bukan penyakit menular, bukan gangguan jiwa, dan bukan sesuatu yang harus ditakuti.

“Autisme itu bukan gila, bukan penyakit berjangkit. Mereka hanya memiliki kemampuan yang berbeda. Kita yang harus belajar memahami mereka,” tegasnya.

Bacaan Lainnya

Dr. Ruwinah menjelaskan, anak dengan autisme umumnya lahir seperti anak normal, tanpa ciri fisik khusus. Namun tanda-tanda mulai terlihat sejak usia 18 bulan, terutama dalam bentuk keterlambatan bicara (speech delay).

“Banyak orang tua masih denial. Mereka berharap anaknya akan bicara nanti, padahal intervensi dini itu sangat penting,” ujarnya.

Pihaknya juga menggarisbawahi bahwa hingga saat ini, belum ada obat untuk menyembuhkan autisme. Namun dengan terapi yang tepat dan dukungan lingkungan, anak-anak dengan autisme memiliki peluang besar untuk hidup mandiri.

“Dengan terapi dan dukungan yang baik, hingga 90 persen anak autisme bisa mandiri. Baik sekolah, kuliah, bahkan berkeluarga seperti anak lainnya,” ungkapnya optimistis.(Iman Suryanto)

Pos terkait