Tunas Group Raih Investasi Properti Terbesar BP Batam 2026, Investasi Batam Dekati Rp60 Triliun

Albert juga berharap Batam semakin berkembang sebagai kawasan investasi yang kompetitif, didukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur yang terus berjalan.

“Kami berharap perusahaan properti di Batam, yang sudah sekitar 26 tahun berkembang di sini, dapat terus maju. Semoga Batam semakin maju dan sukses di masa depan,” ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Ekspansi Bisnis Tunas Group Sejak Tahun 2000

Tunas Group merupakan kelompok usaha yang memiliki portofolio bisnis di berbagai sektor strategis, mulai dari pengembangan properti, kawasan industri, pergudangan, kawasan komersial hingga pembangkit listrik.

Perjalanan bisnis grup ini dimulai pada 2000 melalui peluncuran proyek Tunas Industrial Estate oleh PT Tri Tunas Bangun Perkasa di Batam.

Seiring perkembangan aktivitas industri dan kebutuhan investasi, kawasan tersebut terus bertumbuh menjadi salah satu kawasan industri yang menopang kegiatan bisnis di wilayah Batam Center.

Pada 2006, Tunas Group memperluas lini bisnis ke sektor pembangkit listrik untuk mendukung kebutuhan energi para penyewa di kawasan industri yang dikelolanya.

Ekspansi berikutnya dilakukan melalui pengembangan Tunas Regency, sebuah kawasan yang menghadirkan hunian dan rumah toko (ruko) untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal maupun kegiatan usaha masyarakat.

Tidak hanya mengembangkan bisnis di Batam, Tunas Group juga memperluas jangkauan usahanya ke wilayah lain. Pada 2012, perusahaan mengembangkan bisnis pergudangan dan pusat distribusi di kawasan Daan Mogot, Jakarta, kemudian dilanjutkan dengan pengembangan Tunas Bitung pada 2014.

Portofolio bisnis grup ini semakin berkembang melalui pengembangan Grand Batam Shopping Mall yang menjadi salah satu pusat perbelanjaan utama di Kota Batam.

Diversifikasi tersebut memperlihatkan ekspansi Tunas Group dari sektor kawasan industri menuju properti, pergudangan, energi, kawasan komersial hingga pusat perbelanjaan.

Pos terkait