Menurutnya, film tersebut menjadi media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya tertib administrasi pertanahan.
“Hari ini kita sama-sama mengikuti film yang menjadi edukasi dan pelajaran untuk kita semua terkait tanah sengketa. Pemutaran film ini dilaksanakan secara serentak di bioskop-bioskop di seluruh Indonesia. Mudah-mudahan melalui film ini masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga legalitas kepemilikan tanah dan menyelesaikan setiap persoalan pertanahan sesuai ketentuan hukum,” ujar Nyanyang.
Ia berharap edukasi melalui media film mampu meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mengurus administrasi pertanahan, sehingga potensi sengketa lahan dapat diminimalkan.
Kehadiran Wakil Gubernur Kepri bersama jajaran Forkopimda Kota Batam menunjukkan dukungan pemerintah terhadap upaya peningkatan literasi hukum pertanahan melalui pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Melalui film Tanah Sengketa, pemerintah berharap masyarakat semakin memahami pentingnya kepastian hukum atas hak kepemilikan tanah sebagai langkah mencegah konflik agraria yang dapat merugikan berbagai pihak. (Iman Suryanto)
