Zhulkarnain turut menyoroti meningkatnya jumlah wisatawan Singapura yang berkunjung ke Kepri setelah pandemi COVID-19.
Ia menyebut jumlah kunjungan mencapai lebih dari 800 ribu pada 2024 dan sekitar 1 juta pada 2025.
“Kedua wilayah memiliki masa depan yang sangat terhubung. Kami berkomitmen terhadap kesuksesan Batam, Bintan, Karimun, Kepri dan Indonesia,” ujarnya.
Menurut dia, kepadatan di sejumlah terminal feri akibat meningkatnya arus wisatawan justru menunjukkan tingginya mobilitas dan interaksi masyarakat kedua wilayah.
Ia menegaskan Singapura dan Kepri memiliki sejarah hubungan yang telah berlangsung selama berabad-abad dan kini terus membangun bentuk kerja sama baru untuk menghadapi tantangan masa depan.
“Singapura bangga menjadi mitra Kepri dan Batam dalam perjalanan ini. Ada banyak potensi bagi kita untuk melakukan lebih banyak hal bersama sebagai tetangga dekat dan sahabat,” katanya.
Zhulkarnain juga menyampaikan bahwa pada 2027 Indonesia dan Singapura akan memperingati 60 tahun hubungan diplomatik. Momentum tersebut dinilai dapat menjadi kesempatan untuk melihat perjalanan hubungan kedua negara sekaligus membuka babak baru kerja sama.
Ia mengatakan hubungan antarpemerintah, termasuk di tingkat pejabat, terus berlangsung melalui berbagai bidang seperti ekonomi, perdagangan, pertahanan, imigrasi, lingkungan dan peningkatan kapasitas aparatur.
“Kepri terus bertransformasi dan tetap menjadi tujuan utama pertumbuhan dan investasi. Kami bangga bisa menjadi mitra dalam perjalanan ini,” ujar Zhulkarnain.
Sementara itu, Wagub Nyanyang menegaskan Pemprov Kepri akan terus menjaga hubungan baik dengan Singapura sebagai salah satu mitra strategis.
“Kami berharap kerja sama Kepri dan Singapura semakin kuat. Bukan hanya dalam investasi, tetapi juga dalam peningkatan kualitas SDM, pariwisata, teknologi, energi bersih dan berbagai sektor yang dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” kata Nyanyang.
Ia menambahkan, kedekatan Kepri dengan Singapura harus terus dimanfaatkan sebagai peluang untuk memperkuat daya saing daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kepri dan Singapura adalah dua wilayah yang saling terhubung. Karena itu, hubungan yang harmonis harus terus kita rawat dan dikembangkan untuk kepentingan generasi sekarang maupun generasi mendatang,” ujarnya.
“Selamat Hari Kebangsaan Singapura. Semoga persahabatan Indonesia dan Singapura terus berkembang dan semakin erat,” tutupnya. (Iman)











