Selain melayani penukaran bagi nasabah secara langsung di kantor cabang, BTN Batam juga turut berpartisipasi dalam program penukaran uang yang diselenggarakan melalui aplikasi BI Pintar milik Bank Indonesia. Program tersebut telah dilaksanakan pada 26 Februari dan kembali digelar pada 9-10 Maret 2026 di One Batam Mall. Dan tanggal 12 Maret di Kantor BTN Batam Center.
Dalam layanan tersebut, BTN melayani baik nasabah maupun masyarakat umum. Namun khusus bagi nasabah BTN, masyarakat diminta menunjukkan bukti kepemilikan rekening, baik melalui buku tabungan maupun aplikasi mobile banking.
“Untuk nasabah BTN cukup menunjukkan bukti kepemilikan rekening, bisa buku tabungan atau melalui mobile banking,” tambahnya.
Layanan penukaran uang di BTN Batam direncanakan masih akan berlangsung hingga 11 Maret 2026, atau sehari sebelum penutupan program penukaran melalui BI Pintar yang dijadwalkan berakhir pada 12 Maret 2026.
Meski demikian, pihak bank menegaskan bahwa layanan tersebut tetap bergantung pada ketersediaan stok uang pecahan yang disiapkan.
“Penukaran kami rencanakan sampai tanggal 11 Maret, sepanjang persediaan uang masih tersedia,” katanya.
Adapun pecahan uang yang disediakan dalam program penukaran tersebut terdiri dari berbagai nominal yang umum digunakan masyarakat saat Lebaran, seperti Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, hingga Rp20.000.
Sesuai ketentuan dari Bank Indonesia, jumlah uang yang dapat ditukarkan oleh setiap orang juga dibatasi. Dalam program penukaran uang menjelang Lebaran tahun ini, Bank Indonesia menetapkan batas maksimal penukaran sebesar Rp5,3 juta per orang melalui aplikasi BI Pintar.
Pembatasan tersebut dilakukan agar distribusi uang pecahan baru dapat merata dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan selama periode Ramadan hingga Idul Fitri.
Momentum penukaran uang baru menjelang Lebaran memang menjadi tradisi tahunan di Indonesia. Biasanya, masyarakat mencari pecahan uang kecil yang digunakan untuk tradisi berbagi “uang Lebaran” kepada anak-anak dan keluarga.
Dengan tingginya permintaan tersebut, perbankan bersama Bank Indonesia terus menyiapkan layanan penukaran uang bagi masyarakat agar kebutuhan uang pecahan baru selama Ramadan hingga Idul Fitri dapat terpenuhi dengan baik.(Iman Suryanto)










