Menteri Zulhas: Indonesia Kaya Sawit, Nikel dan Timah, Jangan Sampai Negara Lain Nikmati Untungnya

KABAREKONOMI.CO.ID, BATAM – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyoroti pola perdagangan komoditas Indonesia dengan negara tetangga, khususnya Singapura.

Ia menilai Indonesia selama bertahun-tahun kehilangan potensi keuntungan ekonomi akibat ekspor sumber daya alam yang masih bergantung pada negara perantara.

Bacaan Lainnya

Persoalan tersebut menjadi perhatian pemerintah karena Indonesia memiliki kekuatan besar dalam produksi berbagai komoditas strategis dunia, mulai dari crude palm oil (CPO), nikel hingga timah.

Namun, besarnya potensi sumber daya alam itu dinilai belum sepenuhnya memberikan manfaat ekonomi maksimal bagi Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Dewan Pimpinan Pusat Pro Jurnalis Media Siber (PJS) Indonesia Tahun 2026 di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (4/11/2026).

Dalam sambutannya, Zulhas mengungkapkan kekecewaannya terhadap praktik perdagangan yang membuat komoditas Indonesia dibeli melalui jalur tertentu dengan harga relatif rendah, kemudian dipasarkan kembali ke negara tujuan dengan harga jauh lebih tinggi.

Ia mencontohkan perdagangan minyak kelapa sawit mentah atau CPO. Menurutnya, terdapat selisih harga yang cukup besar antara harga yang diterima Indonesia dan harga CPO dunia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *