“Tadi saya melihat langsung pelaksanaan donor darah dalam rangka Hari Bhakti RSBP tanggal 14 Agustus mendatang. Luar biasa antusias dari seluruh lapisan masyarakat, baik itu dari BP Batam sendiri maupun masyarakat umum. Apresiasi setinggi-tingginya untuk masyarakat yang telah menyumbangkan darah mereka untuk kebutuhan darah ke depannya,” ujar Ariastuty.
Menurut Ariastuty, donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian yang memberikan manfaat besar bagi sesama. Setiap kantong darah yang terkumpul dapat menjadi harapan bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah, baik untuk penanganan kecelakaan, operasi, ibu melahirkan, maupun pasien dengan penyakit tertentu.
Ia menambahkan bahwa Hari Bhakti RSBP tidak hanya menjadi momentum peringatan perjalanan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi ajang untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan melalui berbagai kegiatan sosial.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat berbagi. Setetes darah yang didonorkan memiliki arti yang sangat besar bagi keselamatan nyawa orang lain,” katanya.
Kerja sama antara BP Batam, RSBP, dan PMI Kota Batam dalam penyelenggaraan donor darah juga menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas di Batam. Ketersediaan stok darah yang memadai dinilai sangat penting agar kebutuhan pasien dapat terpenuhi setiap saat.










