“Potensi laut Kepri sangat besar, mulai dari perikanan tangkap, budidaya, pariwisata bahari, hingga logistik maritim. Semua ini harus dikelola secara terpadu agar memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus menjaga ekosistem laut,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, pelaku usaha, akademisi, dan komunitas maritim untuk membangun ekosistem ekonomi biru yang berkelanjutan.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan investasi baru, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing daerah di kawasan regional maupun global.
Selain itu, Pemprov Kepri juga menaruh perhatian pada peningkatan teknologi dan inovasi di sektor kelautan, termasuk penguatan rantai pasok perikanan, pengembangan pelabuhan, serta digitalisasi sektor maritim. Langkah ini diyakini dapat meningkatkan efisiensi distribusi hasil laut dan memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal.
Pemprov menargetkan ekonomi biru menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan transformasi ekonomi Kepri ke depan. Dengan pengelolaan yang tepat, sektor kelautan diyakini mampu menjadi sumber pertumbuhan yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. (Iman Suryanto)









