Meski demikian, Indra melihat adanya perbaikan pergerakan indeks setelah sempat mengalami tekanan.
Ia berharap langkah strategis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama BEI dalam mereformasi pasar modal dapat memperkuat transparansi, meningkatkan kepercayaan investor, serta mendukung perkembangan pasar yang lebih sehat.
Menurut dia, investor berpengalaman umumnya tidak hanya berpatokan pada pergerakan harga saham dalam jangka pendek. Mereka juga mempertimbangkan kondisi fundamental, prospek usaha, serta kinerja perusahaan sebelum mengambil keputusan investasi.
“Bagi investor yang sudah berpengalaman di pasar modal, kondisi seperti ini justru bisa menjadi momentum untuk melihat saham-saham yang memiliki fundamental dan kinerja perusahaan yang baik,” katanya.
Pandangan tersebut menjadi pengingat bahwa investasi saham membutuhkan pertimbangan yang matang.
Fluktuasi harga merupakan bagian dari dinamika pasar, sehingga keputusan investasi sebaiknya didasarkan pada informasi yang memadai, bukan semata-mata mengikuti kepanikan atau euforia.(ind/Iman)











