HUT ke-24 Kepri: 112 Penghargaan, Investasi Rp40,38 Triliun dan Ekonomi Tumbuh 6,99 Persen

KABAREKONOMI.CO.ID, TANJUNG PINANG – Genap berusia 24 tahun, Provinsi Kepulauan Riau terus meneguhkan komitmen untuk membangun daerah yang maju, makmur, dan merata dengan bertumpu pada kekuatan sejarah, budaya Melayu, serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Semangat tersebut disampaikan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad saat bertindak selaku inspektur Upacara Peringatan Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 di Halaman Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (24/9/2026).

Bacaan Lainnya

Upacara diikuti enam satuan kompi peserta. Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura bertugas sebagai pembaca visi dan misi Provinsi Kepulauan Riau. Perwira upacara dijabat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kepri Guntur Sakti, sedangkan komandan upacara adalah Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kepri Muhammad Frengki.

Dalam amanatnya, Gubernur Ansar mengatakan Hari Jadi ke-24 bukan sekadar momentum seremonial, melainkan refleksi perjalanan panjang sekaligus tekad untuk menjemput masa depan dengan kerja nyata.

“Momentum ini merupakan refleksi bersama atas perjalanan panjang dan menuntut kita untuk senantiasa bergandengan tangan, memperkuat kebersamaan, serta mengesampingkan perbedaan demi merawat amanah negeri,” ujar Ansar.

Program Strategis

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Kepri secara konsisten menjalankan berbagai program strategis untuk mewujudkan Kepulauan Riau yang maju, makmur, dan merata. Di antaranya penataan dan rencana pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat, pengiriman 50 muballigh ke pulau-pulau terluar, bantuan rumah ibadah untuk 237 penerima manfaat, serta insentif keagamaan bagi 13.348 penerima manfaat.

Di bidang kesehatan dan pendidikan, Pemprov Kepri juga menjalankan berbagai program, mulai dari fasilitas Rumah Singgah Jakarta dan Batam, bantuan JAMKESDA, pembangunan dan pemenuhan sarana-prasarana sekolah, SPP gratis, transportasi siswa darat dan laut, hingga beasiswa bagi 1.212 mahasiswa Kepri. Pemerintah daerah juga memberikan bantuan biaya pendidikan bagi 58 dokter spesialis dan subspesialis untuk mendukung pemenuhan kebutuhan tenaga medis.

Sementara di sektor ekonomi dan perlindungan masyarakat, program subsidi bunga margin 0 persen telah disalurkan sejak November 2021 hingga Agustus 2026 sebesar Rp56,1 miliar kepada 2.126 UMKM. Program Kepri Terang hingga Desember 2025 juga telah menjangkau pemenuhan listrik dasar bagi 14.340 rumah tangga di tujuh kabupaten/kota.

Pos terkait