Investasi Properti Batam Makin Bergairah, Pakuwon Bangun Kawasan Terpadu di Tanjung Uma

KABAREKONOMI.CO.ID, BATAM – Investasi properti berskala besar mulai memperkuat geliat ekonomi Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Pakuwon Group resmi memulai pembangunan kawasan terpadu Pakuwon City Batam melalui seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking) di Tanjung Uma, Kamis (29/10/2026).

Proyek yang berdiri di atas lahan seluas sekitar 12,6 hektare tersebut diproyeksikan menjadi kawasan baru yang mengintegrasikan pusat perbelanjaan, perhotelan, hunian, dan fasilitas gaya hidup. Pengembang memperkirakan proyek ini berpotensi membuka kesempatan kerja bagi sekitar 5.000 tenaga kerja.

Bacaan Lainnya

Kehadiran Pakuwon City Batam sekaligus memperluas sektor investasi di Batam, yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat industri dan manufaktur nasional. Pengembangan kawasan komersial dan hunian terpadu ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan sektor perdagangan, jasa, pariwisata, dan perhotelan.

Komisaris Pakuwon City Batam, Eddy Hussy, mengatakan pembangunan kawasan tersebut merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk menghadirkan pusat aktivitas ekonomi baru di Batam.

“Yang kita saksikan hari ini bukan sekadar dimulainya pembangunan sebuah proyek properti. Hari ini adalah awal dari sebuah visi yang mulai menjadi kenyataan,” ujarnya dalam sambutan.

Menurut Eddy, keputusan mengembangkan proyek tersebut didasarkan pada potensi ekonomi Batam yang dinilai memiliki prospek jangka panjang.

Posisi geografis yang strategis, kedekatan dengan Singapura, pertumbuhan industri, serta meningkatnya kebutuhan fasilitas komersial dan perhotelan menjadi sejumlah pertimbangan investasi.

Pakuwon City Batam akan dikembangkan dengan sejumlah fasilitas berskala besar. Salah satu proyek utamanya adalah Pakuwon Mall Batam dengan luas area kotor (gross area) sekitar 150.000 meter persegi.

Selain pusat perbelanjaan, kawasan tersebut juga akan dilengkapi hotel bintang lima The Westin dengan kapasitas 229 kamar dan hotel bintang empat Courtyard by Marriott dengan 337 kamar.

Pengembangan hunian mencakup 184 unit serviced apartment serta dua menara apartemen dengan total lebih dari 800 unit pada fase pertama.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *