Investasi RI Tembus Rp1.539 Triliun hingga September 2026, Hilirisasi Sumbang Rp480 Triliun

Total investasi mencapai Rp3.923,2 triliun atau 30,1 persen dari target investasi lima tahun sebesar Rp13.032,8 triliun.

Realisasi tersebut turut menyerap 5.485.944 tenaga kerja Indonesia.

Bacaan Lainnya

Dari sisi persebaran wilayah, investasi di luar Pulau Jawa mencapai Rp2.031 triliun atau 51,8 persen. Sementara Pulau Jawa mencatat Rp1.892,2 triliun atau 48,2 persen.

Komposisi penanaman modal terdiri atas PMDN sebesar Rp1.998,7 triliun dan PMA Rp1.924,5 triliun.

Capaian tersebut memperlihatkan bahwa investasi domestik dan asing sama-sama berperan dalam menopang aktivitas ekonomi nasional.

Dengan realisasi investasi yang telah mencapai 75,4 persen dari target tahunan, pemerintah masih memiliki pekerjaan untuk menjaga momentum penanaman modal hingga akhir 2026.

Tantangan ke depan bukan hanya meningkatkan nilai investasi, tetapi juga memastikan setiap proyek mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas, mulai dari penciptaan lapangan kerja berkualitas, penguatan industri nasional, peningkatan nilai tambah sumber daya alam, hingga pemerataan pembangunan antardaerah.

Hilirisasi pun menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong transformasi ekonomi Indonesia, dari negara pemasok bahan mentah menuju negara dengan struktur industri yang semakin kuat dan berorientasi pada produk bernilai tambah tinggi. (Iman)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *