Investasi Rumah Sakit Mayapada di Batam Capai Rp1,7 Triliun, Pembangunan Ditargetkan Mulai November 2026

Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis
Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis

Fary mengatakan percepatan itu merupakan bagian dari agenda BP Batam untuk mendorong sejumlah proyek prioritas dapat segera memasuki tahap pembangunan dan peluncuran.

“Kita masukkan dalam list ready to invest. Ada beberapa yang kita prioritaskan untuk kita percepat. Dalam waktu 100 hari ini sudah harus launching,” katanya.

Bacaan Lainnya

Ditargetkan Mulai Dibangun November

Fary menyebut pembangunan rumah sakit Mayapada Group ditargetkan mulai berjalan pada November 2026, dengan target penyelesaian proyek pada 2027.

Bangunan rumah sakit sendiri akan menjadi tahap utama pembangunan. Sementara fasilitas pendukung seperti area parkir dan bangunan penunjang lainnya akan mengikuti tahapan pengembangan kawasan.

“Targetnya itu 2027,” kata Fary.

Secara keseluruhan, luas kawasan yang disiapkan untuk pengembangan rumah sakit dan fasilitas pendukung disebut mencapai sekitar 2,9 hektare.

Investasi sekitar Rp1,7 triliun tersebut diharapkan memperkuat posisi Batam sebagai salah satu tujuan investasi sektor kesehatan sekaligus mendukung pengembangan KEK Pariwisata Kesehatan.

Kehadiran rumah sakit berskala besar juga menjadi bagian dari upaya mengembangkan ekosistem layanan kesehatan di Batam sehingga kawasan tersebut tidak hanya bertumpu pada sektor industri, perdagangan, dan logistik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *