“Kolaborasi ini menjadi tonggak strategis demi kelancaran pengujian teknis pembangkit. Dukungan keandalan daya dari PLN menumbuhkan optimisme tinggi bahwa megaproyek ini dapat beroperasi sesuai jadwal,” ujar Frans Richard Leonard, Managing Director PT Panbil Utilitas Sentosa.
Dengan kepastian suplai backfeeding dari PLN, PT Panbil Utilitas Sentosa optimis dapat mengejar target operasional komersial (Commercial Operation Date/COD) tepat waktu.
Setelah PLTU berkapasitas total 300 MW ini beroperasi penuh dan terintegrasi ke sistem kelistrikan daerah, dampak positif yang dibawa meliputi Stabilitas Energi Sektor Manufaktur, dengan menekan risiko kerugian material akibat fluktuasi tegangan listrik (downtime) bagi pelaku industri global di Batam.
Serta ketahanan Cadangan Daya. melalui memperkokoh posisi Kepri sebagai kawasan industri terintegrasi dengan ketersediaan listrik yang andal dan kompetitif di Asia Tenggara.(Iman Suryanto)










