Koperasi Merah Putih Jadi Harapan Penggerak Ekonomi Desa dan Kelurahan di Kepri

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Kepulauan Riau, Riki Rionaldi
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Kepulauan Riau, Riki Rionaldi

KABAREKONOMI.CO.ID, TANJUNGPINANG – Pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus berjalan. Hingga 1 Oktober 2026, tercatat sebanyak 407 KDKMP telah terdata di tujuh kabupaten/kota.

Namun, penyediaan lahan masih menjadi tantangan karena 151 koperasi belum memiliki lahan untuk pembangunan gerai.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kepri, Riki Rionaldi saat dikonfirmasi KE Group pada Selasa (27/10/2026) membenarkan hal tersebut.

Pihaknya juga mengatakan pengembangan KDKMP menjadi bagian dari upaya memperkuat perekonomian masyarakat melalui kelembagaan koperasi di tingkat desa dan kelurahan.

“Pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Karena itu, kesiapan lahan dan pembangunan gerai perlu menjadi perhatian agar koperasi dapat menjalankan kegiatan usaha secara optimal,” tegas Riki.

Berdasarkan data rekapitulasi SIMKOPDES per 1 Oktober 2026, sebanyak 256 KDKMP di Kepri telah memiliki lahan. Sementara itu, 151 KDKMP lainnya masih belum memiliki lahan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *