Menurutnya, seluruh kegiatan tersebut mendapat respons positif dari berbagai kalangan.
Terkait anggapan bahwa keberadaan KJK menjadi persoalan, Novianto memilih tidak berspekulasi mengenai penyebabnya.
“Yang kami lakukan adalah berkegiatan dan memberikan manfaat. Kami berharap kegiatan positif seperti ini dapat dipandang sebagai kontribusi bagi insan pers,” ujarnya.
Ia berharap organisasi profesi dapat memberikan ruang bagi anggotanya untuk terus berkarya.
“Teruslah berkarya dan memberi manfaat. Jangan melihat karya orang lain sebagai ancaman, tetapi sebagai bagian dari upaya memajukan profesi wartawan,” katanya.
Wakil Ketua KJK, Richard Nainggolan, menyampaikan alasan yang senada.
Menurutnya, keputusan keluar dari PWI akan membuat KJK lebih leluasa menjalankan program peningkatan kompetensi wartawan maupun kegiatan sosial.
“Dengan keluar dari PWI, kami lebih bebas menjalankan program peningkatan kualitas wartawan serta kegiatan sosial,” katanya.
Richard mengaku kecewa karena dalam pertemuan tersebut KJK diminta untuk dibubarkan.
Padahal, menurutnya, komunitas itu menjadi wadah bagi wartawan dari berbagai organisasi profesi dan media di Kepulauan Riau.
“Kami ingin membesarkan KJK agar semakin banyak memberi manfaat. Karena itu kami tidak ingin terus dibayangi anggapan bahwa keberadaan komunitas ini melanggar aturan PWI. Jalan terbaik adalah mengundurkan diri,” ujarnya.
Richard mengatakan dirinya telah menjadi anggota PWI sejak 1997.
Selama hampir tiga dekade, ia tetap menjadi anggota PWI ketika bertugas di Kupang, Bandung, Manado, hingga Batam.
Namun, menurutnya, hasil pertemuan dengan PWI Pusat membuatnya mantap mengambil keputusan.
“Saya melihat komunitas justru dipandang tidak sejalan dengan PWI. Padahal, tujuan kami adalah memberikan manfaat bagi wartawan. Karena itu, saya memilih mengundurkan diri dari PWI,” katanya.
Saat ditanya apakah tidak rugi meninggalkan organisasi sebesar PWI, Richard menjawab bahwa ia tetap dapat berkarya melalui berbagai wadah.
“Tidak rugi. Berkarya bisa melalui banyak jalur. Selama ruangnya terbuka, kami tetap bisa memberikan manfaat yang lebih besar,” tutupnya.(***)
