OPINI Ady Indra Pawennari: Engkaukah Sebenarnya Jembalang yang Kau Ceritakan itu?

Cermin yang Retak dan Akhir dari Dongeng Dusta

Pada akhirnya, cara seseorang merangkai kata dan menebar fitnah sesungguhnya adalah cermin dari serapuh apa kedewasaan jiwanya. Jiwa yang matang dan merdeka tidak akan pernah menciptakan musuh khayalan, hanya demi terlihat sebagai pahlawan kesepian di dalam rumahnya sendiri yang mulai retak.

Bacaan Lainnya

Kami di KJK akan terus melangkah ke depan, menatap matahari, mengibarkan panji profesionalisme dengan adab yang setinggi langit. Silakan terus merajut kata demi kata penuh kebencian itu hingga jemarimu lelah.

Sebab pada akhirnya, waktu adalah hakim yang paling adil. Sejarah hanya akan mencatat siapa yang abadi berkarya dengan fakta, dan siapa yang akan terkubur sepi bersama dongeng-dongeng dusta yang mereka ciptakan sendiri. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *