Pariwisata Batam di Persimpangan Jalan, ‘Perang’ Tarif, Agen Ilegal, dan Ikhtiar Melahirkan Perwako

Tim perumus ini didukung penuh oleh perwakilan organisasi besar lainnya seperti IPI, IHGMA, APM, PHRI, IHKA, dan Perkumpulan Homestay Batam. Mereka berkomitmen untuk segera menyerahkan draf naskah akademik regulasi kepariwisataan kepada Wali Kota Batam.

Surya Wijaya menegaskan bahwa tim perumus tidak akan main-main dalam menyusun regulasi ini.

Bacaan Lainnya

“Kami akan fokus menyusun regulasi ini agar ekosistem pariwisata di Batam berkembang lebih sehat, profesional, dan mampu meningkatkan kepercayaan wisatawan,” tegas Surya.

Langkah taktis ini diharapkan menjadi titik balik bagi Batam untuk merebut kembali reputasinya sebagai destinasi wisata internasional yang aman, nyaman, dan berdaya saing tinggi di Asia Tenggara.(Iman Suryanto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *