Kinerja tersebut berdampak pada lonjakan volume pengangkutan batu bara yang mencapai 505,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut Budi, peningkatan tersebut mencerminkan semakin besarnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan logistik maritim yang disediakan PELNI. Capaian itu juga mempertegas posisi perseroan sebagai mitra strategis dalam mendukung distribusi berbagai komoditas penting di Indonesia.
“Pertumbuhan volume pengangkutan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan logistik maritim,” katanya.
Ke depan, PELNI berkomitmen memperkuat kapabilitas operasional, menjaga keandalan layanan, serta memperluas kontribusi dalam mendukung distribusi komoditas strategis yang menjadi penggerak perekonomian nasional.
“Kami optimistis dapat terus berkontribusi dalam menjaga kelancaran rantai pasok nasional, mendukung ketahanan energi, serta memperkuat peran transportasi laut sebagai tulang punggung distribusi logistik di Indonesia,” tegas Budi.
SUMBER: KOMPAS
