Penggerebekan Besar di Batam, 210 WNA Terlibat Penipuan Investasi Daring Diamankan

“Hasil penggerebekan menunjukkan pola operasional yang sangat terstruktur dan masif,” ungkap Yuldi.

Di lokasi pertama, lantai dasar apartemen digunakan sebagai ruang kerja dengan sekitar 20 orang operator. Sementara lantai dua hingga empat difungsikan sebagai tempat tinggal dengan sekitar 120 orang. Bahkan, lantai lima masih dalam tahap persiapan untuk memperluas operasi dengan tambahan sekitar 60 orang.

Bacaan Lainnya

Dalam operasi tersebut, petugas menyita ratusan barang bukti yang diduga digunakan untuk aktivitas penipuan daring. Di antaranya:
1. 131 unit komputer all-in-one
2. 93 laptop
3. 492 telepon genggam
4. 198 paspor

Seluruh WNA beserta barang bukti kemudian dibawa ke Kantor Imigrasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, para WNA tersebut diduga menjalankan praktik penipuan investasi online atau scam trading. Korban mayoritas berasal dari Eropa dan Vietnam, dengan modus penawaran investasi saham dan valuta asing (forex) fiktif.

Dari total 210 orang, diketahui terdiri dari 163 laki-laki dan 47 perempuan, dengan kewarganegaraan didominasi Vietnam (125 orang), disusul Hong Kong (84 orang), dan Myanmar (1 orang).

Dari sisi keimigrasian, mayoritas pelaku menggunakan izin tinggal kunjungan yang tidak sesuai peruntukan. dENGAN rincian, 57 orang menggunakan fasilitas bebas visa kunjungan; 103 orang visa on arrival; 49 orang visa kunjungan indeks D12 dan B12; dan 1 orang izin tinggal terbatas (ITAS) sebagai investor.

“Sebanyak 99,5 persen berstatus izin tinggal kunjungan. Namun mereka tinggal secara permanen dan melakukan aktivitas kerja ilegal. Ini jelas pelanggaran serius,” tegas Yuldi.

Para WNA tersebut diduga melanggar Pasal 75 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, yang memberikan kewenangan kepada pejabat imigrasi untuk mengambil tindakan administratif terhadap orang asing yang membahayakan keamanan dan ketertiban.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *