Pertamina Perkuat Budaya Keselamatan Lewat Simulasi Darurat di SPBU Padang

Keterlibatan lintas sektor ini mencerminkan sinergi yang solid antar pemangku kepentingan dalam memastikan penanganan keadaan darurat dapat dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan efektif, mulai dari tahap respons awal, pengamanan area, hingga penanganan korban dan pemulihan kondisi.

Simulasi berlanjut dengan proses pemadaman lanjutan, pemeriksaan menyeluruh (360 derajat) untuk memastikan tidak ada potensi api tersisa, hingga tahap pendinginan dan pembersihan area terdampak sebagai bagian dari aspek housekeeping.

Bacaan Lainnya

Region Manager Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Agoeng Priyanto, menyampaikan bahwa simulasi ini menjadi langkah penting dalam memastikan kesiapan personel di garis depan operasional.

“Simulasi ini difokuskan pada kemampuan respons awal di tingkat SPBU, sehingga setiap operator dan petugas memiliki kesiapan dalam melakukan tindakan cepat, tepat, dan sesuai prosedur saat menghadapi kondisi darurat. Kami juga memastikan koordinasi dengan stakeholder eksternal dapat berjalan efektif sebagai bagian dari sistem tanggap darurat terpadu,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi berkelanjutan dalam memperkuat budaya HSSE di lingkungan operasional.

“Melalui simulasi ini, kami memastikan bahwa aspek keselamatan tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga teruji dalam praktik di lapangan, mulai dari pencegahan, penanganan, hingga pemulihan,” tambahnya.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan bahwa simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memperkuat budaya keselamatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memperkuat budaya keselamatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap potensi risiko di SPBU telah diantisipasi dengan sistem, prosedur, dan kesiapan personel yang terstandar, sehingga masyarakat dapat tetap merasa nyaman dalam beraktivitas,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan simulasi ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan HSSE Golden Rules (Patuh, Intervensi, dan Peduli) sebagai landasan utama dalam menjaga keselamatan pekerja, masyarakat, dan lingkungan di seluruh wilayah operasional. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *