Ia menilai pelatihan seperti ini perlu diperluas secara masif ke seluruh wilayah Kepulauan Riau agar semakin banyak pelaku UMKM mampu memanfaatkan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas usaha.
Menurutnya, edukasi dan pelatihan AI tidak hanya penting bagi UMKM tertentu, tetapi harus menyasar seluruh genre usaha, berbagai kelompok usia dan seluruh level UMKM di Kepri.
“Ini penting untuk kita hadirkan dalam bentuk sosialisasi, edukasi dan pelatihan-pelatihan seperti ini. Kami yakin kegiatan ini akan berdampak signifikan terhadap perkembangan daya saing dan kesejahteraan pelaku UMKM di Provinsi Kepulauan Riau,” tutupnya.
Sebelumnya, Senator Dwi Ajeng Sekar menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkenalkan pemanfaatan teknologi AI untuk mendukung pengembangan usaha UMKM di daerah.
Dwi Ajeng Sekar menjelaskan, pelatihan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen dirinya selaku anggota Komite IV DPD RI yang juga membidangi pengembangan UMKM.
Dirinya selalu berkolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kepri agar mempunyai program yang konkrit, nyata dan dampaknya langsung dapat dirasakan masyarakat.
“Melalui inisiatif pelatihan kecerdasan buatan ini, kami berupaya memberdayakan pelaku UMKM di Kota Batam untuk mengakselerasi skala usaha mereka, memaksimalkan potensi ekonomi yang dimiliki melalui pemanfaatan teknologi terkini,” ungkap Dwi Ajeng. (Iman)









