‘Secure Kepri, Secure Your Investment’. Saat Keamanan Menjadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi

Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin
Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin

Pendekatan ini menunjukkan bahwa keamanan tidak berdiri sendiri. Ia menjadi bagian dari sebuah ekosistem pembangunan.

Tim Kompolnas Awards 2026 juga menilai pendekatan 5P tersebut relevan dengan karakter Kepri dan melihat adanya sinergi antara tata kelola keamanan dan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan.

Bacaan Lainnya

Selama ini, keberhasilan kepolisian sering diukur dari seberapa mampu aparat menekan kriminalitas, menjaga ketertiban dan menegakkan hukum. Namun melalui Secure Kepri, ukuran itu diperluas.

Polda Kepri ingin memastikan keamanan memberikan business continuity bagi dunia usaha. Artinya, perusahaan dapat berproduksi. Pelabuhan dapat beroperasi. Distribusi berjalan. Tenaga kerja bekerja dengan tenang. Investor memiliki kepastian untuk mempertahankan sekaligus menambah modal.

Karena itu, dalam konsep tersebut terdapat tiga hasil utama yang ingin dicapai: keamanan terjaga, kepastian hukum dan kehidupan sosial yang aman serta tertib. Ketiganya menjadi fondasi bagi tumbuhnya kepercayaan investor.

Ketika investasi meningkat, maka efek berikutnya diharapkan bergerak secara berantai: dunia usaha berkembang, aktivitas ekonomi meningkat, lapangan kerja bertambah, pendapatan masyarakat naik dan kesejahteraan ikut terdorong.

Inilah yang disebut Polda Kepri sebagai “cycle of security and prosperity”—siklus ketika keamanan dan kesejahteraan saling memperkuat.

Kepri Aman, Modal Lebih Percaya Diri

Bagi Kepri, gagasan tersebut memiliki konteks yang sangat kuat. Posisinya sebagai wilayah perbatasan sekaligus kawasan strategis ekonomi membuat Kepri berhadapan dengan arus perdagangan dan investasi yang sangat dinamis.

Karena itu, keamanan tidak hanya berbicara tentang apa yang terjadi di jalanan atau ruang publik. Keamanan juga menyangkut kawasan industri, pelabuhan, kawasan perdagangan, rantai pasok, lingkungan investasi dan hubungan sosial di tengah masyarakat. Dalam konteks inilah Asep melihat Polri harus hadir lebih jauh.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *