Sejak diluncurkan pada 2020, PaDi UMKM telah memfasilitasi lebih dari 190.000 UMKM untuk memasok kebutuhan badan usaha milik negara (BUMN).
Pengalaman Telkom dalam membangun platform perdagangan digital menjadi modal untuk mendukung operasional PaDiSera sekaligus memperluas akses pasar bagi UMKM agar dapat menjangkau pasar ritel.
Pengembangan ini menempatkan transformasi digital bukan hanya sebagai agenda pembangunan infrastruktur, tetapi juga sebagai sarana memperluas akses perdagangan bagi pelaku usaha. Dengan dukungan platform digital, UMKM berpeluang menjangkau pasar yang lebih luas dan beradaptasi dengan perkembangan perdagangan berbasis teknologi.
Nanang menegaskan bahwa TelkomGroup bersama Danantara ingin memastikan manfaat transformasi digital dapat dirasakan berbagai lapisan masyarakat, termasuk melalui perluasan akses teknologi dan peluang pasar bagi UMKM.
Chief Technology Officer Danantara Sigit Puji Santosa menyambut peluncuran pengembangan Sovereign Digital Technology TelkomGroup. Ia berharap inisiatif tersebut terus berkembang melalui kolaborasi berkelanjutan antara Danantara, TelkomGroup, BUMN, dan para pemangku kepentingan.
Kolaborasi itu diharapkan dapat melahirkan inovasi yang relevan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia.
Peluncuran tersebut menjadi bagian dari DTIIF 2026 yang berlangsung pada 26–28 Oktober 2026 dengan tema “Investing in Tomorrow: Advancing Technology, Innovation, and Sustainable Growth”.
Forum ini mempertemukan pemerintah, BUMN, investor, pelaku industri, dan inovator untuk mendorong pengembangan teknologi, inovasi, serta investasi strategis.
Melalui empat kapabilitas tersebut, TelkomGroup menempatkan penguatan infrastruktur digital, pengembangan AI, pemanfaatan IoT, dan perluasan pasar UMKM sebagai bagian dari agenda transformasi digital nasional.
Pengembangan ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem teknologi yang berdaulat dan berdaya saing, sekaligus membuka ruang penciptaan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia.(***)












