Wagub Kepri Nyanyang Minta Pemerataan SPPG 3T, Kabupaten Lingga Jadi Perhatian

KABAREKONOMI.CO.ID, TANJUNGPINANG – Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura meminta pemerataan layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat menjangkau seluruh anak, termasuk di daerah kepulauan yang sulit diakses.

Nyanyang yang juga menjabat Ketua Satgas Badan Gizi Nasional (BGN) Kepri menyampaikan hal tersebut saat peresmian SPPG 3T di Jalan Yos Sudarso, Gang Jahan 8, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Rabu (14/10/2026).

Bacaan Lainnya

Ia secara khusus menyoroti Kabupaten Lingga yang masih menghadapi persoalan stunting cukup tinggi. Menurutnya, pemerataan fasilitas dan layanan pemenuhan gizi menjadi hal penting agar anak-anak di wilayah tersebut memperoleh akses makanan bergizi yang memadai.

“Kami mohon perhatian untuk daerah 3T lainnya, karena ada daerah seperti Lingga yang perlu penanganan, mengingat angka stuntingnya cukup tinggi,” ujar Nyanyang.

Ia mengatakan, pelaksanaan program MBG di Provinsi Kepri saat ini telah mencapai 87 persen. Selain itu, terdapat tambahan 37 SPPG baru untuk daerah-daerah yang telah ditentukan.

“Saat ini ada tambahan 37 SPPG baru untuk daerah-daerah yang sudah ditentukan,” katanya.

Menurut Nyanyang, perluasan layanan SPPG harus memperhatikan kondisi geografis Kepri yang terdiri atas banyak pulau. Dengan demikian, pelaksanaan program MBG tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau masyarakat di pulau-pulau terluar dan daerah yang memiliki keterbatasan akses.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *