Sementara itu, program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dari target 119 lokasi telah membangun empat lokasi, masing-masing tiga lokasi di Batam dan satu lokasi di Natuna. Sebanyak 115 lokasi lainnya masih dalam proses.
Untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), sebanyak 407 unit koperasi telah terealisasi di tujuh kabupaten/kota. Bahkan, Kepri memiliki koperasi percontohan nasional yang mengelola pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) panel pertama di Indonesia melalui KDKMP Pulau Sembur, Batam.
Program Sekolah Rakyat (SR) juga telah terealisasi di tiga lokasi, yakni Tanjungpinang, Kepulauan Anambas dan Natuna.
Adapun program tiga juta rumah di Kepri telah mencapai realisasi 9.739 unit. Sementara program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sepanjang 2026 telah menyasar 295.527 jiwa penerima manfaat.
Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura mengatakan capaian tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memastikan program prioritas nasional dapat diterjemahkan menjadi program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Program Asta Cita bukan hanya menjadi agenda pemerintah pusat, tetapi harus kita kawal bersama agar implementasinya benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Kepri, terutama masyarakat yang berada di pulau-pulau, wilayah perbatasan dan kawasan 3T,” ujar Nyanyang.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, Pemprov Kepri, pemerintah kabupaten/kota, TNI-Polri, dunia usaha dan masyarakat menjadi kunci untuk mempercepat pemerataan pembangunan.










