PGN Perluas Pasar Gas Bumi di Batam Lewat Dapur Program MBG

KABAREKONOMI.CO.ID, BATAM – Pemanfaatan gas bumi untuk mendukung operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai berkembang di Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Batam mencatat sebanyak 10 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah menggunakan gas bumi untuk kebutuhan memasak.

Bacaan Lainnya

Penggunaan gas bumi di dapur MBG tersebut, membuka peluang bagi PGN untuk memperluas pasar di sektor komersial, sekaligus menawarkan alternatif energi bagi pengelola dapur yang membutuhkan pasokan untuk kegiatan memasak setiap hari.

Area Head PGN Batam, Wendi Purwanto saat dihubungi KE Group pada Senin (26/10/2026) membenarkan hal tersebut. Pihaknya juga mengatakan 10 dapur MBG tersebut telah beroperasi dengan memanfaatkan gas bumi yang disalurkan PGN di sejumlah wilayah Batam.

“Sudah berjalan. Data terakhir ada 10 SPPG atau dapur MBG yang menggunakan gas bumi di beberapa wilayah,” kata Wendi.

Sepuluh dapur tersebut meliputi Yayasan Mandiri Riau di Sei Panas dan STC Mall, Yayasan Rosa di Anggrek Mas, SPPG Cipta Asri, SPPG Tanjung Uncang, dapur MBG Nongsa, dapur MBG Bengkong, SPPG Cipta Land, SPPG Golden Prawn, serta SPPG Batu Aji.

Berdasarkan data PGN, pemanfaatan gas bumi oleh dapur MBG tersebar di sejumlah kawasan, mencakup Batu Aji, Nongsa, Bengkong, Sekupang, Sagulung, dan Batam Kota.

Meski telah dimanfaatkan oleh 10 dapur, jumlah pelanggan dari sektor MBG tersebut masih lebih rendah dibandingkan catatan Januari 2026, ketika terdapat 12 dapur yang menggunakan gas bumi. Wendi tidak merinci penyebab berkurangnya jumlah pelanggan tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *